Peta Saham Semakin Insightful

Setelah sekian waktu menggunakan metode gebetSaham, pastinya kita sudah mulai bisa melihat bagaimana realitas pergerakan harga yang dibandingkan dengan pola garis kuning. Bagaimana cara kita memilih saham pun sudah semakin terpola. Untuk itu, fitur Peta Saham sudah diupgrade, kini tersedia diakses melalui menu Market Index JCI, tidak lagi melalui menu Insight.

Pengendalian Fear and Greed dengan Garis Kuning

INDF menjadi sebuah contoh faktual pengendalian fear and greed bersama garis kuning. Ketika garis kuning masih "baik-baik saja", tidak perlu cemas jika harga terjun bebas. Saat itu dapat menjadi momen untuk mencicil entry bertahap, juga harus disertai dengan kesabaran karena harga terus jatuh selama 2 bulan, sesudahnya harga naik dengan cepat sekali hanya dalam 2 hari saja. Ikuti perjalanannya dalam seri postingan FB berikut.

Memanfaatkan Mark Up Dana Asing

Dalam situasi kejatuhan indeks saham di seluruh dunia akibat kepanikan isu virus Corona, tersimpan peluang bagi investor ritel yang jeli.

Text book dari kondisi saat ini adalah keluar dari bursa dan memegang cash sebanyak mungkin, akan tetapi apabila  tetap ingin masuk ke pasar saham dan mendapatkan keuntungan adalah memungkinkan dengan melakukan trading singkat dengan memperhatikan timing masuk dan keluar dari bursa, dilakukan dalam fase markup IHSG.

It is time to Buy!

Garis kuning Dana Asing untuk IHSG sudah mulai menanjak lagi, saat nya untuk berbelanja saham blue chips kembali, saham apa saja yang sebaiknya dibeli? silahkan pantau garis kuning dan fitur Insight di gebetSAHAM. Ditengarai saat ini tengah dilakukan aksi mark down oleh Investor Asing

Fitur Baru Garis Kuning Dana Asing IHSG: Menunggu Kejatuhan/Kebangkitan IHSG ?!?

Tahun 2019 secara umum diawali dengan optimisme para investor retail akan kebangkitan menuju titik “the new high” dari IHSG, seiring berjalannya waktu optimisme tersebut mulai tergerus dengan banyaknya kabar yang kurang menggembirakan yang terjadi pada perekonomian global maupun nasional di antaranya yang paling menyita perhatian adalah perang dagang antara AS dan China serta defisit neraca dagang serta CAD dari Indonesia yang semakin membengkak, tak urung harga emas yang semakin melejit juga semakin memunculkan kekhawatiran akan terjadinya resesi pada perekonomian dunia,